• Lanjut Kemana?

    Kuliah ? or gawe?

    . Sebuah pertanyaan yang sering dilontarkan kepada seseorang usai menyelesaikan suatu pendidikan setingkat sekolah menengah atas. Pendidikan pun menjadi sangat penting bagi kehidupan umat didunia. Sampai-sampai ada pepatah mengatakan tuntutlah ilmu dari rahim ibu sampai akhir hayat. Ada juga Kejarlah ilmu walaupun sampai kenegeri cina. --Tunggu dulu, bukannya cina masih satu benua sama indonesia ya? hahaha #abaikan --

    Pentingnya ilmu ini membuat saya kembali berpikir mau kemanakah saya setelah lulus sekolah menengah atas ini? karena Dengan  hanya bekerja kita sudah mendapatkan ilmu bukan? apalagi kuliah, yang notabene melakukan kegiatan belajar mengajar? Entahlah , ketika keinginan kuliah sudah bergejolak dan mendapat dukungan penuh, kali ini mucul pertanyaan baru. mau kuliah dimana? Jurusan apa? ntar gimana kedepannya? susah gak ya? Bisa masuk gak ya?

    kebanyakan anak lulusan sekolah negeri seperti saya maunya sih kuliah universitas negeri juga. Mulai dari kuliah yang penting negri bahkan sampai kuliah negeri yang gradenya sangat luar biasa. Banyak cara telah dilakukan demi terciptanya kuliah di negeri tersebut. Mulai daftar-daftar ke setiap ujian saringan masuk sampai les-les yang menghabiskan waktu, materi dan tenaga. Ketika menemui masa itu saya sendiri cenderung cuek, dan terus berusaha *hehehe. Kalo boleh sahre nih Berawal dari SNMPTN Undangan perburuan saya kuliah di universitas negeri di mulai. Peringatan ! Tulisan di bawah ini mengandung unsur-unsur kegagagalan dan ketidakuntungan ! (Oposeh ?? 

    Mendapatkan kesempatan bisa mendaftar snmptn undang itu luar biasa lo. ga semua murid satu sekolah bisa mendaftar. yah mungkin cuma setengah dari total murid yang bisa mendaftar. bersama teman yang lain saya mulai memilih dan memilah unversitas negeri mana yang akan saya masukin. Setelah tahu STAN tidak buka pendaftaran pada tahun 2012 tekad bulat saya ialah masuk jurusan teknik. jurusan yang fearless banget hehe.
    Setelah mendapatkan sosialisasi tentang snmptn undangan dari pihak sekolah ini saya pun mengumpulkan semua berkas yang dibutuhkan. Dan pilihannya pun ialah di ITS dan Universitas Brawijaya (teknik tentunya). Saat itu siswa dapat memilih 2 PTN yang masing-masing PTN boleh memilih 2 jurusan. Dengan harap-harap cemas saya menunggu pengumuman ini. pengumuman snmptn undangan ini berbarengan dengan pengumuman nilai UNAS SMA. Dan ya untuk pertama kalinya saya di tolak universitas negeri. Sebelum pengumuman snmptn undangan saya sempat mengikuti ujian masuk politeknik lo. ya sebenarnya juga dorongan dari orang tua juga. dengan mengatas namakan "cadangan" saya memberanikan diri mengikuti tes ujian masuk politeknik negeri perkapalan surabaya. Dan tetap saja nasib membawaku mengalir. lagi-lagi saya ditolak sodara-sodara. Setelah dua kejadian diatas saya pun bangkit, ya kata anak muda sih move on. Meninggalkan yang telah lalu dan menatap masa depan. MELANJUTKAN PERJUANGAN DI SNMPTN TULIS (CAPSLOCK GUWE RUSAK !!!)


    Dengan tekad keras dan rajin hadir dalam les intensif saya memulai tahapan baru.Sebelumnya saya sempat melihat daftar passing grade di sebuah buku lapuk. dan oh ternyata tinggi juga ya nilainya.

    saya pun mempelajari semua buku. mulai buku tulis, buku gambar sampai buku kotak (lu kira anak SD -_-). kujalani terus hari-hari belajar tentang snmptn. saat mendaftar saya mendapat tempat tes di universitas WR Soepratman, bersama bos besar saya dahulu M Fajrul Hidayat.
    Tidak hanya berhenti menunggu pengumuman saja, saya juga mencari peruntungan lain tentunya dengan dukungan (eh suruhan sih) orang tua. Sembari menuggu pengumuman
    Saya Pernah mengikuti tiga tes ujian masuk diploma mulai dari tes diploma politeknik yang biasa-biasa saja sampai tes diploma kerjasama PLN yang tesnya alamak bejibun banyaknya. Usaha yang besar pasti mendapat hasil yang besar belum tentu dari tes SNMPTN sampai ujian diploma kerjasama PLN saya tidak diterima sodara-sodara. putus asa ? oh tidak. hanya saja saya tidak makan selama 3 hari (yo gak mungkin lah ~) 
    Namun tetaplah dukungan keluarga dan orang terdekat pasti menjadi suatu cambukan tersendiri. Bagi saya mereka adalah semangat. Dan ujian terakhir ini saya pun siap melewatinya. ujian diploma tiga ITS  menjadi harapan terakhir masuk PTN. Usaha telah di lakukan selanjutnya tinggal ikhtiar. ya selama proses menunggu pengumuman waktu seakan terhenti. lama sekali ini pengumuannya (opo seh??? mesti geje)
    Dan karna Usaha serta doa, doa orang tua dan tentu saja ijin Allah (dengan mengucap hamdalah) MAAAAAKKKK PAAAAAKKKKK Aku masuk PTN . (saking girangnya lari-lari keliling perumahan jam 21.00 - anda percaya ? saya tidak) dengan nomer peserta 7120101033 saya di terima tes masuk diploma teknik elektro its
    Dan Begitulah, berusahalah terus, kejar sesuatu yang mungkin itu berat. ini ceritaku? bagaimana ceritamu mngejar PTN???
    rizky oktavian 



  • 2 komentar:

    1. kakak boleh numpang tanyak, kalo mikirin kuliyah itu kira2 bisa ngurangin berat badan berapa kilo? :))

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bisa sampai 20 kg mas. asalkan setiap hari joging tanpa makan

        Hapus

    Hubungi Sekarang

    Menerima seluruh keluh kesah atau sekedar perbincangan dengan kopi hangat

    ADDRESS

    Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

    EMAIL

    mail@rizkyoktavian.com
    rizkyoktavian@merahputih.com

    TELEPHONE

    +62 31

    MOBILE

    +62 857